Food Startup Indonesia 2018, Pebisnis Kuliner Bisa Dapat Investor Nih!IDN Times/Putriana Cahya
Pemerintah melalui Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) senantiasa menjembatani lahirnya startup baru yang semakin kreatif dan inovatif. Salah satunya melalui Food Startup Indonesia (FSI), yakni platform online sekaligus nama acara yang menghubungkan pelaku ekonomi kreatif kuliner dengan ekosistem yang terintegrasi.

Ekosistem yang dimaksud adalah jaringan secara menyeluruh mulai dari badan pemerintahan (BPOM, Pajak, HKI, sertifikasi halal, dan lainnya), mentor bisnis, supplier, permodalan dan investor, hingga pemasaran.

Hal tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi Food Startup Indonesia 2018 di hotel Fairfield Marriot Surabaya (20/3). Acara yang dihadiri sekitar 180 startup ini membahas tentang program pengembangan usaha rintisan kuliner, khususnya di Surabaya.

Baca juga: Resmi Akuisisi, Alibaba Geser Posisi CEO Lazada

2. Unjuk konsep dan ide bisnis dalam ajang "Food Startup Indonesia 2018"



–– ADVERTISEMENT ––

Food Startup Indonesia 2018, Pebisnis Kuliner Bisa Dapat Investor Nih!IDN Times/Putriana Cahya
LANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL DI BAWAH
Editors’ Picks

Mau Jadi Pebisnis? Ini 5 Tips Dari Presiden Inter Milan
Intip Bisnis Yang Jadi Sumber Kekayaan Anak-Anak Jokowi
Pertemuan Kadin Negara Islam, Indonesia Dorong Peningkatan Ekspor
Para pemilik startup bisa mendaftar kapan pun secara online melalui website www.foodstartupindonesia.com agar mendapat kesempatan lolos dalam demoday Food Startup Indonesia 2018.

FSI nantinya akan melakukan kurasi terlebih dahulu. Kemudian, memilih maksimal 100 startup dari seluruh Indonesia untuk bergabung ke demo day. Berbagai benefit bisa dirasakan peserta, di antaranya punya kesempatan mempresentasikan produknya, mentoring bisnis berkelanjutan, dan pitching di depan pihak penyedia modal usaha.

Kasubdit Dana Masyarakat Direktorat Akses non-Perbankan Bekraf, Hanifah Makarim, mengatakan hanya 10 persen startup di Indonesia yang berhasil survive di tiga tahun pertama.

"Salah satu kendalanya adalah mencari investor yang mau mendanai startup yang masih berjuang," tutur Hanifa. "Semoga dengan ini dan acara Bekraf lainnya bisa membuka jalan."

3. Bagaimana caranya selangkah lebih dekat dengan investor?
Food Startup Indonesia 2018, Pebisnis Kuliner Bisa Dapat Investor Nih!IDN Times/Putriana Cahya

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta sebelum bisa unjuk gigi di hadapan investor. Pertama, unggah pitch deck dan data diri lainnya ke laman FSI maksimal tanggal 26 Juni 2017. Pitch deck merupakan presentasi singkat yang meliputi deskripsi produk. Hal ini sangat penting, karena penilaian awal diambil murni dari pitch deck yang kamu kirimkan.

Kalau kamu salah satu dari 100 startup yang lolos demo day , kamu akan mengikuti mentorship FSI selama beberapa hari. Nantinya akan dipilih 30 yang berkesempatan pitching di depan dewan juri, peserta lain, dan investor. Selain itu, mereka akan mendapat fasilitas pendaftaran HKI dari Bekraf.

Tak berhenti sampai di situ, startup yang berada dalam peringkat tiga besar FSI 2018 akan disokong penuh oleh Bekraf. Mulai dari bantuan modal maksimal Rp 200 juta hingga mendapat fasilitas expo di dalam mau pun luar negeri.

Jadi, sudah siap berbisnis?


Kuliner Jadi Sub Sektor Ekonomi Kreatif dengan Pengguna Terbanyak
Selasa, 27 Maret 2018 14:18


sub sektor kuliner yakni pengusaha rintisan (startup), investor, serta mentor yang ahli dibidang kuliner.
Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo mengatakan, era perekonomnian berbasis Sumber Daya Manusia (SDM) menggantikan Sumber Daya Alam (SDA).
"Ekonomi kreatif (Ekraf) mendanai masa depan karena ekraf akan menjadi masa depan ekonomi Indonesia," ujarnya.
Ia pun menambahkan ada beberapa sub sektor ekonomi kreatif yang berkembang dengan baik yakni kuliner, fashion, kerajinan, dan sektor prioritas lainnya. Kuliner merupakan yang paling banyak digunakan.
"Jadilah kreatif dan inovatif", katanya pada peserta sosialisasi siang itu.
Kegiatan ini adalah rangkaian terakhir dari sosialisasi yang dilakukan Badan Ekono

0 Comments